d i p t r a

part time shinobi

nafsu

Bagaimana pun, sebisa mungkin jangan pernah memperturutkan hawa nafsu. Karena di akhir cerita pasti akan mengalami, merasai kegetiran. Merasakan kekecewaan. Merasai duka.

Lebih kurang sebulan ini sudah. Saya merasai berada dalam kondisi memperturutkan hawa nafsu. Bahkan hingga titik nadir.

Serasa terselimuti mendung yang gelap. Entah mendung itu akan berubah menjadi rintik hujan. Entah mendung gelap itu akan membeku menjadi kegelapan abadi.

Paling tidak saya tahu. Penyesalan yang mendalam akan berguna. Kebekuan mendung yang begitu pekat itu akan mencair. Menetes dari langit. Menyamarkan tangis yang meleler dari sudut mata. Membersamai luruhnya penyesalan yang bersemai dan tumbuh di dalam hati.

Renaisance.

#Day12388 #Nov2018 #Selfreminder

Perjalanan Pulang

Bakda maghrib ada traktiran. Traktiran gaji pertama orang baru. Orang baru yang masuk di tim tempat saya bekerja.

Langsung dua orang. Dedy dan Wibowo yang ngasih traktiran. Traktiran bebek kali ini. Bebek Bentu di bilangan Cempaka Putih Barat.

Langsung dibagi dua beban traktirannya. Jadinya enggak terlalu berat kan. Ada 16 orang yang makan kali ini, minus si Fajar.

Ga terasa sudah mengembang jadi 16 orang tim kami.

Bebek bentu dipilih. Restoran bebek ini khas dengan bumbu maduranya. Enak banget.

Read more...

dompet kosong

Siang tadi hanya tersisa 20 ribu rupiah di dompet saya. Di rekening sudah nol rupiah. Kemudian saya beli cemilan. Total cemilan yang saya beli Rp. 17.500.

Gaji bulanan, saya transfer ke rekening istri semua. Pada dasarnya saya kurang suka pegang uang dalam jumlah banyak. Jika habis barulah nodong istri saya lagi.

Maka saya minta transfer kepada istri saya, setelah Jum'atan. Tidak banyak. Hanya tiga ratus ribu rupiah. Sayangnya aplikasi Mandiri online lagi ngambek di hape istri saya.

Read more...

traktiran

Kemarin hari terakhir bro Deni kerja. Baru sekali bisnis trip bareng dia. Projectnya dia pun ga sampe 5 yang berhubungan dengan saya.

Bisnis trip pertama dan terakhir bareng bro Deni pas ke Medan. Meeting project Subulussalam. Pertengahan tahun 2018 ini.

Sayangnya dia sedang tidak bisa menikmati perjalanan bisnis trip. Karena perutnya lagi bergolak.

Meskipun dengan perut bergolak, alhamdulillah meeting dengan end user berjalan lancar.

Read more...

sabun

Ini adalah hari ke lima. Percobaan hidup tanpa sabun. Lebih tepatnya hanya aktivitas mandi dan keramas yang tidak pakai hal-hal yang berbusa.

Dari cerita mas Adjie Santosoputro, saya terinspirasi apa yang dilakukan oleh mas Gobind. Tidak pakai shampoo untuk membilas rambut.

Saya pun tiru-tiru. Baru sampai hari ke lima. Belum ada perubahan signifikan atas kulit tubuh dan kulit kepala.

Hanya kesan wangi saja yang sekarang tak tercium selepas mandi.

Menurut mas Adjie, ketika mas Gobind ndak pakai shampoo selama beberapa hari, ada peningkatan ketombe. Namun setelah beberapa hari berlalu, kulit kepala serasa me-reset seperti kulit bayi.

Rasa-rasanya kok kita ini sewang-wenang kepada tubuh, yaa. Membiasakan tubuh dengan hal-hal artifisial. Ketika tubuh mulai kecanduan hal-hal artifisial itu, kita merasa tubuh berada dalam kondisi tidak normal.

Salam, DiPtra.

#Day12360 #Oct2018

lost

Sebelum pengumuman lomba blog ASUS kemarin, saya ada rencana. Suatu rencana untuk menghilang dari dunia medsos. Fokus bikin rusuh di blog ini aja. Gitu rencananya heuheue.

ndilalah kok yaa dikasih menang. Duh rencana menghilang terpaksa diurungkan. Kata temen, saya bakal dimasukin komunitas BLUS (Bloger Asus).

embuhlah ini bagaimana nantinya. Baiklah rasanya tak boleh menyerah atas peluang tantangan yang menarik. Hanya boleh menyerah total kepada yang Meniupkan Ruh pada janin setiap makhluk hidup.

Bukan perkara addiction terhadap media sosial. Bukan urusan ditelan oleh gulungan ombak informasi di Internet. Tapi ini urusan ketangkasan menunggangi tsunami informasi di dunia digital. hyper connected web.

Dengan kata lain simbiosis mutualisme. Heleh lambemu mas.

Aiiih ini raw banget tulisanku. 🙏🏻🙏🏻

#Day12356 #Oct2018

Nyinyir

Kemarin scroll-scroll News Feed-nya Facebook. Bertemulah dengan status update salah seorang bijak bestari yang saya kenal.

Beliau secara implisit mengomentari kasus hoax bu Ratna Sarumpaet. Well saya pun sempat tergoda untuk berkomentar. Tapi rasanya ada sesuatu yang menahan jemari saya untuk berkomentar di media mana pun.

Dalam state pikiran saya saat itu, saya merasakan kok rasanya status update beliau terasa nyinyir yhaa. Meskipun nyinyirannya dibalut dalam kalimat manis dan filosofis.

Dari kejadian nyinyir manis nan filosofis ini saya menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan untuk menasehati diri sendiri. Bahwa sebijak-bijaknya, setinggi-tingginya level spiritual seseorang, godaan untuk berkomentar nyinyir atas suatu kejadian buruk bisa menjadi batu sandungan.

Bukankah Azazil didepak hingga menjadi Iblis salah satunya dikarenakan nyinyir atas kehadiran makhluk baru bernama Adam?

Dan hanya perihal waktu, sekumpulan pembohong akan dibohongi oleh temannya sendiri, bahkan oleh pemimpin tercintanya.

#Day12350 #Oct2018 #Reminder

venom

Sudah lima hari ini rasanya berada dalam kondisi force. Sebuah kondisi ngeyel yang dirasa dalam hati. Apa pasal?

Karena mengetahui para suhu lomba blog turun gunung. Turun gunung untuk lomba blog ASUS ZenBook 13 UX331UAL.

Awalnya optimis. Setelah tahu suhu-suhu lomba blog setor tulisan, bikin saya jadi jiper.

Read more...

Sharing Session Minimalisme

Sering kali kita merasa hidup ruwet. kacau balau. Serasa ditelan oleh masalah-masalah yang datang menghampiri. Bahkan oleh kesemrawutan barang-barang yang dimiliki pun kita sering merasa kalah. Mari belajar bersama-sama menjalani gaya hidup minimalis untuk menjalani hidup lebih waras.

Ruang Napas bulan ini adalah sharing session bersama mas DiPtra, seorang penggiat hidup minimalis dan juga penulis buku Minimalisme, Sebuah Seni Untuk Menyederhanakan Hidup

Jika waktumu selaras, mari hadir di Komunitas Ruang Napas pada:

Hari Minggu, 7 Oktober 2018 Bertempat di Paxel HQ 2nd Floor Jl. Raya Jatinegara Timur No. 103 Jakarta Timur Pukul. 09.00 – 12.00 WIB

Kita akan ngobrol santai dan bertanya-tanya lebih banyak mengenai gaya hidup Minimalis yang sekarang mulai menjadi kebutuhan kita di tengah kesemrawutan kota besar seperti Jakarta. Mau tanya-tanya cara dan tips nya sama mas Diptra? Yuk tanya langsung dengan hadir di Ruang Napas Oktober.

Seperti biasa, sesi ini bersifat donasi dan kamu bisa bawa potluck untuk kita nikmati bersama di akhir sesi.

Info dan Registrasi 081212626111 bit.ly/ruangnapasjakarta

Sampai bertemu di @ruangnapas yhaaa...

#Day12347 #Oct2018

engineer

Saat mendengar proses itu saya langsung ingat: itulah prinsip dasar seorang engineer. Mencatat apa yang dilakukan dan melakukan apa yang dicatat. – Dahlan Iskan

Berbekal quote di atas, rasanya menarik untuk mulai merutinkan menulis lagi. Menulis apa pun itu, di sini. Di blog ini. Tak perlu selalu tulisan cerdas seperti tulisan Pak Dahlan Iskan.

Cukup menulis apa yang dilakukan atau dipikirkan. Kemudian melakukan apa yang sudah dicatat. Sesederhana itu. Keajegan dalam kesederhanaan itu yang sulit. Tapi sangat mungkin untuk dilakoni. Menguji kekuatan tekad.

Salam, DiPtra

#Day12346 #Oct2018 #Quotes