Membedah Kemalasan

Dicuplik dari Kamus Besar Bahasa Indoneisa (KBBI), malas memiliki arti tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu. Sedangkan kemalasan adalah kata benda yang bermakna perihal malas atau berada pada keadaan malas1.

Masih bertalian dengan tulisan sebelum ini2, kali ini saya gemes banget ingin membahas alasan-alasan mendasar yang menimbulkan kemalasan. Memberantas rasa malas yang menghalangi kemauan untuk menulis.

well, setelah menimbang-nimbang ada dua alasan mendasar yang melatarbelakangi rasa malas. Khususnya kemalasan yang sedang saya alami saat ini. Kemalasan yang berhasil mengeluarkan aktivitas menulis dari keseharian saya.

Alasan pertama yang melatarbelakangi rasa malas adalah adanya hal yang lebih menarik dan lebih mudah dilakukan daripada aktivitas yang seharusnya dilakukan. Alasan ini berlaku umum di setiap jenjang usia.

Menonton televisi tentu lebih menarik daripada mengerjakan PR dari Sekolah. Apalagi kalau serial Upin dan Ipin mulai mengudara. Hal ini umum terjadi kepada anak atau remaja di usia sekolah.

Nongkrong ngobrol ngalor-ngidul di kafe atau sekedar bermain game online tentu lebih menarik daripada mengulang kembali pemahaman atas penjelasan dosen di ruang kuliah. Lebih kurang godaan ini kerap terjadi kepada mahasiswa.

Mengerjakan skripsi amatlah sangat tidak menarik jika dibandingkan dengan pacaran atau keluyuran tak jelas di mall. Ini sudah pasti dirasakan oleh mahasiswa tingkat akhir yang tak kunjung beranjak dari bab latar belakang skripsinya. Apalagi ketika mengingat kumis tebal nan sangar milik dosen pembimbing yang terkenal galak, kemalasan makin membesar porsinya.

Pacaran memang terasa lebih nikmat daripada memberanikan diri melamar sang pujaan hati guna melanjutkan ke jenjang pernikahan. Kekhawatiran akan masa-masa setelah menikah kerap kali menghantui sepasang kekasih, sehingga terjadilah penundaan untuk menikah. Apakah mau menunggu “kecelakaan” haaah..? hah..? haaah..? 

Begitu juga yang terjadi pada pekerja nine-to-five macam saya ini. Rasanya lebih enak kerja dibarengi berselancar di internet dan chatting di media sosial daripada fokus menyelesaikan tugas-tugas. Padahal pekerjaan yang kurang fokus dikerjakan, biasanya menghasilkan kualitas pekerjaan yang kurang baik. Akibat lainnya adalah beberapa tugas meleset dari target waktu yang sudah ditetapkan.

Beberapa contoh yang saya kemukakan di atas adalah jenis-jenis distraksi yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Televisi, bermain game, ngobrol ngalor-ngidul, pacaran, berselancar internet, bermain sosial media, chatting dan sebagainya kerap menjadi penyebab timbulnya kemalasan.

Dengan kata lain, distraksi lebih mudah dilakukan dan dirasa lebih asyik daripada mengerjakan pekerjaan utama.

Maka dari itu, salah satu langkah untuk membedah kemalasan adalah dengan menyadari distraksi-distraksi yang berpotensi terjadi. Kemudian menyingkirkan penyebab distraksi yang dialami.

Contoh sederhana yang saya lakukan agar fokus dalam bekerja adalah dengan mematikan notifikasi di handphone dan meletakkannya di meja dengan posisi layar menghadap bawah. Hal ini saya lakukan karena menyadari handphone merupakan salah satu sumber distraksi dalam bekerja. 

Tapi bukan berarti kalau pacarnya yang menjadi sumber distraksi kemudian menggunakan solusi yang sama lho yaa. Bukan dengan menelungkupkan pacarnya di meja, kan enggak asik banget hihi.

hmm solusi untuk menyingkirkan distraksi yang bersumber dari pacar adalah mengajak sang pacar plesiran ke KUA dengan membawa bekal berupa persyaratan lengkap untuk ijab qobul.

Lalu alasan kedua yang menimbulkan rasa malas apaan dong..?

Kalo itu sih saya sedang malas membahasnya kali ini, di tulisan selanjutnya saja lah yaa. Distraksi perut lapar ini agak susah untuk dinegosiasi. Hahahahahalesaaan…!!!

Salaaam…
dia lelaki pemalas yang tak kunjung rajin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s