High Heels

Sambil menanti Mas Karso di lobby perusahaan tempat saya bekerja, saya melihat video feature dari perusahaan. Beberapa orang yang menjadi model dalam video feature itu saya kenal. Bahkan salah satunya adalah teman kosan saya.

Ketika video feature sampai pada segment Safety Induction saya memperhatikan satu hal yang cukup menarik. Ketika terjadi bencana di tempat kerja dan pegawai harus melakukan evakuasi, jika pegawai wanita mengenakan highhees, maka mereka harus melepaskannya.

Hal ini nampak di video feature ketika salah seorang pegawai wanita melepaskan highheels-nya ketika hendak berlari untuk evakuasi. Karena dikhawatirkan mudah terjatuh ketika berlari jika masih mengenakan highheels, kecuali kamu mengantongi sertifikat marathon dengan highheels, *emang ada yaa hihi.

Dari kejadian ini saya kembali teringat akan fenomena bahwa wanita adalah salah satu makhluk Tuhan yang paling gemar mempersulit diri sendiri. Sering kali sih demi penampilan agar terlihat oke mereka rela bersusah payah menahan derita.

Coba saja lihat tren fashion wanita. Mulai alis sinchan, bulu mata anti badai, softlens warna-warni, behel kece, legging macan loreng, highheels. Bahkan jika ada lomba tinggi-tinggian highheels niscaya tren highheels egrang akan dikenakan juga.

Tulisan ini hanya memberikan sedikit reminder bagi rekan-rekan pembaca wanita yang kerap mengenakan highheels. Sayangi kesehatan tubuhmu, jangan dikorbankan hanya demi prestis penampilan oke. Kami para lelaki tak melulu melihat penampilan kok

Jadi tenang saja wahai dirimu wanita yang merasa pas-pasan dalam hal penampilan, masih banyak lelaki yang melihat inner beauty, *halaah bahasamu lambe lamis. Percuma dong yaa penampilan seksi, menor, bahenol bin semlohay tapi sakit-sakitan, mau?

Berikut ini ada infografis menarik tentang perbandingan ketika wanita mengenakan flat shoes dan highheels. Semoga bermanfaat.

img_5640
How High Heels Hurt Your Body via pinterest

 

Salam..
DiPtra

Advertisements

2 thoughts on “High Heels

  1. High-heels, sepatu favorit yang tidak bisa saya pakai lebih dari 10 menit berjalan dan berdiri. Gempor kronis kesudahannya 😂.

    Menarik membaca tema ini ditulis seorang pria, informatif. Terima kasih om diptra. perhatian sekali nampaknya hingga diangkat . Atau, ini semacam curhat rumah tangga terselubung? Entahlah 😝

    Om, baidewei di Jakarta masih adakah pria yang tak melulu melihat penampilan seorang perempuan? ✌️

    1. eh gitu yaa, high heels termasuk sepatu favoritmu mba, mengerikan sekali. Enggaklah, hal-hal berbau curhatan rumah tangga sebisa mungkin enggak dtulis di media online.
      .
      di Jakarta ada gak ya pria yang tak melulu melihat penampilan seorang perempuan..? kayaknya sih banyak mba, mereka tergabung dalam satu marga, marga polisi tidur. Mereka menyebalkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s