Menulis Tiga Puluh Hari

IMG_5668

Jika menengok kembali pada bulan April yang lalu, sejak tanggal dua belas, blog ini rutin saya isi setiap hari. Hal ini saya maksudkan untuk memasukkan aktivitas ngeblog sebagai salah satu prioritas yang seharusnya saya lakukan. Alasan saya sederhana, yaitu untuk melatih skill menulis saya.

Melatih diri untuk bisa menuai hikmah dari setiap kejadian dan peristiwa. Selain itu dengan memaksakan diri menulis, khususnya hal-hal positif setiap hari, maka secara tidak langsung memacu saya untuk selalu berpikiran positif.

Dalam buku Quantum Writing karya Hernowo, aktivitas menulis merupakan salah satu bentuk terapi jiwa. Dengan menulis insyaa Allah jiwa akan menjadi lebih sehat. Wallahu’alam.

Salam..
DiPtra

4 thoughts on “Menulis Tiga Puluh Hari

    1. Iyaa, kadang ketika menulis, apa yang tertahan ketika ingin diungkapkan secara lisan jadi lebih lancar. Makasih Mas sudah mampir 🙂

Share Your Thought