Aktif Kembali di Media Sosial

Retro style cassette by

Sedari Selasa, 12 Maret 2019 ini, saya getol banget deh mengunggah pengajian Gus Baha' di platform Anchor.fm. Sumber pengajian Gus Baha' saya peroleh dari kanal Telegram Gus Baha'.

Kemudian saya publikasikan podcast yang sudah terupload di Anchor.fm ke media sosial. Demi mempublikasikan podcast Ngaji Gus Baha' ini, saya mengaktivasi lagi akun-akun media sosial.

Akhirnya, saya punya alasan kembali menggunakan media sosial. Kali ini dengan semangat menggebu, menyebarkan pengajian yang diampu oleh Gus Baha'.

Mem-podcast-kan pengajian Gus Baha' ini, terinspirasi dari diskusi serius dengan Mas Dion. Tentang perlunya pengajian yang membawa kesejukan seperti kajian Gus Baha' ini terdistribusi lebih baik di media digital.

Memang sudah banyak rekan-rekan yang mempublikasikan pengajian Gus Baha' di Youtube. Hanya saja karena satu dua kekurangan yang ada YouTube, saya merasa perlu mempublikasikan pengajian Gus Baha' dalam bentuk PodCast.

Melalui Anchor.fm, alhamdulillah perhari ini, Podcast Pengajian Gus Baha' sudah muncul di 8 platform.

Alhamdulillah respon dan interaksinya lumayan bagus di Twitter. Di platform media sosial lain masih adem ayem saja. Entahlah. Ketika memasuki area pemikiran hasil dan respon distribusi ini merasa sudah mengalami pergeseran niat. Yaa gimana lagi.

Karena sudah mamasuki area ego ini, saya perlu istirahat satu dua hari dari aktivitas mengupload pengajian Gus Baha'. Balik lagi upload di hari Rabu, 20 Maret 2019. Insyaa Allah.

Nanti, fokus upload saja dulu sembari mempublikasikannya di media sosial. Lupakan sejenak statistik pemirsa podcast. Urusan statistik ini lumayan merong-rong niat hwuhuwhuhwuw. Pure upload dulu nggih. Masih ada 400 file audio yang menanti di-podcast-kan. Bismillah thok wes.

Salam, DiPtra