Godaan Nyinyir

Nyinyir

Kemarin scroll-scroll News Feed-nya Facebook. Bertemulah dengan status update salah seorang bijak bestari yang saya kenal.

Beliau secara implisit mengomentari kasus hoax bu Ratna Sarumpaet. Well saya pun sempat tergoda untuk berkomentar. Tapi rasanya ada sesuatu yang menahan jemari saya untuk berkomentar di media mana pun.

Dalam state pikiran saya saat itu, saya merasakan kok rasanya status update beliau terasa nyinyir yhaa. Meskipun nyinyirannya dibalut dalam kalimat manis dan filosofis.

Dari kejadian nyinyir manis nan filosofis ini saya menarik sebuah kesimpulan. Kesimpulan untuk menasehati diri sendiri. Bahwa sebijak-bijaknya, setinggi-tingginya level spiritual seseorang, godaan untuk berkomentar nyinyir atas suatu kejadian buruk bisa menjadi batu sandungan.

Bukankah Azazil didepak hingga menjadi Iblis salah satunya dikarenakan nyinyir atas kehadiran makhluk baru bernama Adam?

Dan hanya perihal waktu, sekumpulan pembohong akan dibohongi oleh temannya sendiri, bahkan oleh pemimpin tercintanya.

#Day12350 #Oct2018 #Reminder