Kondisi Mengenaskan

dompet kosong

Siang tadi hanya tersisa 20 ribu rupiah di dompet saya. Di rekening sudah nol rupiah. Kemudian saya beli cemilan. Total cemilan yang saya beli Rp. 17.500.

Gaji bulanan, saya transfer ke rekening istri semua. Pada dasarnya saya kurang suka pegang uang dalam jumlah banyak. Jika habis barulah nodong istri saya lagi.

Maka saya minta transfer kepada istri saya, setelah Jum'atan. Tidak banyak. Hanya tiga ratus ribu rupiah. Sayangnya aplikasi Mandiri online lagi ngambek di hape istri saya.

Duh, jadi tidak bisa ditransfer seketika itu juga. Yaa sudah saya tunggu saja sampai sore.

Saya tanya istri saya lagi apakah Mandiri online sudah berjalan normal. Eeealaaah ternyata belom normal. Kemudian istri saya telpon hendak bertanya sesuatu.

Istri saya bertanya sisa uang yang saya pegang. Saya pun menjawab dengan lemas, “Mas cuman pegang duit dua ribu lima ratus rupiah bund.”

Yhaaa mengenaskan sekali kondisi keuangan saya tadi sore. Alhamdulillah setelah Maghrib ada kabar baik. Uang sejumlah tiga ratus ribu rupiah bisa ditransfer ke rekening saya.

Ternyata bukan perkara jaringan telkom yang lemot. Bukan juga karena server Mandiri online yang ngehe. Ternyata hape istri saya hanya perlu direset.

Dari pengalaman mengenaskan ini saya menyadari sesuatu. Lebih tepatnya membenarkan sebuah pernyataan, yaitu:

Kemiskinan itu akan mendekatkan diri kepada kekufuran

salam, DiPtra

#Day12363 #Oct2018