Kualitas Album Lagu

IMG_5672

Saya pernah membaca tulisan Pak Budi Rahardjo tentang kualitas tulisan. Tulisan Pak Budi Rahardjo di tahun dua ribu sembilan itu mempertanyakan “Haruskah tulisan kita di blog berkualitas?”1. Jenis pertanyaan ini cukup nakal namun menggugah nalar untuk berpikir.

Dari tulisan Pak Budi Rahardjo tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa agar menjadi blog yang populer tulisan tidak perlu terlalu berkualitas. Mantra yang didengungkan Pak Budi Rahardjo adalah “kuantitas lebih menentukan daripada kualitas”.

Hal ini merupakan sudut pandang baru  yang cukup segar bagi saya. Pak Budi Rahardjo menganalogikan jika tulisan kita berkualitas tapi hanya ada satu tulisan dalam satu bulan, maka pengunjung blog hanya akan datang sebulan sekali. Jika blog kamu diperbaharui setiap hari, maka kemungkinan orang untuk mengunjungi blog kamu setiap hari semakin besar. Menurut saya hal ini berlaku untuk blog-blog baru yang mulai merangkak. Untuk blog yang sudah memiliki ratusan konten dan memiliki banyak pembaca setia sebenarnya tak perlu memperbaharui tulisan di blog setiap hari.

Akan tetapi ada juga saran dari bloger lain agar menulis dengan kualitas yang bagus dan tidak perlu setiap hari, namun terjadwal. Hal ini juga bagus dilakukan jika kamu merasa energi ngeblog-mu bakal terkuras habis jika harus ngeblog setiap hari.

Dua paradigma yang saling bertolak belakang ini tak perlulah dipertentangkan atau diperdebatkan. Silahkan saja memilih salah satu yang dirasa cocok. Saya sendiri penganut aliran album lagu dalam ngeblog.

Maksudnya begini, saya menganalogikan ngeblog setiap hari seperti sebuah grup band atau seoarag penyanyi yang mengeluarkan album lagu. Memang grup band atau seorang penyanyi tidak mengeluarkan album setiap hari. Namun saya mengambil analogi bahwa tidak semua lagu enak dalam satu album musik. Atau setiap orang memiliki lagu favorit yang berbeda-beda dari satu album musik.

Mulai mengerti benang merahnya? Satu tulisan dalam blog ini, saya analogikan sebagai sebuah lagu. Kategori dan hashtag, bahkan blog ini saya analogikan sebagai album musik. Maka sangat mungkin satu tulisan saya disukai dan tulisan lainnya tidak. Selera setiap pembaca berbeda-beda. Saya hanya memperbesar peluang agar tulisan saya dibaca dan ada manfaat yang bisa dituai.

Kembali tentang tulisan berkualitas, kira-kira apa saja sih kriteria sebuah tulisan disebut berkualitas. Apakah dari panjang dan pendek tulisan, atau dari rangkaian diksi yang apik atau kah dari alur berpikir dan bertutur yang jernih. Menurut saya, tulisan yang berkualitas adalah tulisan yang menyampaikan pesan dan pesan itu bisa diterima dengan baik oleh pembacanya. Tak peduli apakah tulisan panjang atau pendek, diksinya sederhana atau akrobatik, alur lugas jernih atau berliku.

Maka dari itu, untuk tulisan-tulisan selanjutnya di blog ini, kemungkinan akan saya buat pendek-pendek, hanya beberapa paragraf saja. Harapannya hikmah atau pesan dalam tulisan-tulisan pendek itu nantinya tetap tersampaikan.

Alasan lainnya adalah padatnya jadwal pekerjaan mendekati bulan Ramdhan tahun ini. Maka ada rutinitas yang perlu saya mampatkan alokasi waktunya. Menulis konten untuk blog menjadi salah satu rutinitas yang saya mampatkan waktunya. Semoga berkenan.

Salam..
DiPtra

One thought on “Kualitas Album Lagu

Share Your Thought