Puasa Perut, Puasa Mulut

Perut hanya mampu menampung dan mengolah makanan dalam kapasitas tertentu. Perut memiliki batasan. Sedangkan mulut yang berfungsi sebagai pengolah awal dan pintu masuk makanan tidak memahami batasan ruang. Parameter yang dikenal oleh mulut adalah rasa-rasa makanan. Rasa makanan yang diterjemahkan mulut sebagai rasa gurih, manis, asin, asam, dan pahit yang dikandung makanan adalah parameter yang dikenal oleh mulut. Rasa-rasa makanan itu didefinisikan oleh mulut kedalam logika biner enak dan tidak enak. Sesederhana itu.