Zero Draft

Dalam hal administrasi blog ini, ada pola baru yang mulai saya terapkan, yaitu pola zero draftSo, apakah yang saya maksud dengan zero draft..? Penjelasan singkatnya adalah sebuah pola ngeblog yang tidak meninggalkan tumpukan draft pada dashboard editor.

Mengingat “kecelakaan” karena berpindah platfrom beberapa waktu lalu, membuat pola zero draft yang saya lakukan kali ini menjadi lebih mudah untuk dilaksanakan.

Pada dashboard editor WordPress yang lalu, ketika saya perhatikan lebih seksama, ada tumpukan draft lebih dari 10 tulisan. Ketika saya baca ulang, malas sekali rasanya untuk menyelesaikannya. Serasa sudah hilang mood untuk menyelesaikannya.

Bisa jadi, dalam pikiran saya, tulisan draft adalah hutang dalam bentuk tulisan. Semakin banyak draft, maka akan terasa semakin menumpuk hutang dalam pikiran yang berakibat malas bekepanjangan.

Kemudian perihal momentum, bisa jadi ketika draft itu dibuat, momentumnya begitu tepat bila ditilik dari segi internal atau eksternal. Internal berarti kondisi kejiwaan atau mood yang melandasi penulisan draft itu sendiri. Sedangkan segi eksternal adalah kondisi lingkungan yang terjadi ketika draft dibuat.

Untuk kondisi eksternal bisa mengacu pada kejadian yang sedang trend saat ini, dan kondisi internal bisa terkait dengan emosi atau tanggapan atas trend yang sedang terjadi. Misalkan sekarang akan menulis tentang fenomena Om Telolet Om mungkin sudah sedikit basi beritanya.

Selain itu, bila dikait-kaitkan dengan minimalism, maka meminimalisir tumpukan draft yang ada berarti membebaskan diri dari hal-hal yang kurang penting. Secara mental, juga akan ada perasaan lega ketika draft tidak lagi menumpuk, semacam terbebas dari hutang.

Dengan menerapkan pola zero draft fokus menulis juga akan membaik. Satu ide tulisan ‘digempur’ hingga naik tayang. Tak perlu grasa-grusu membuat banyak ide tulisan tapi hanya satu dua yang dieksekusi.

Lantas, bagaimana jika ujug-ujug ada ide tulisan nyempil yang sekiranya bagus untuk dimasukkan kedalam blog..? Dari pengalaman saya selama ini, untuk ide-ide tulisan yang ujug-ujug nyempil keluar, bisanya saya tulisakan di aplikasi Simplenote. Ide tulisan yang ujug-ujug keluar ini saya sebut sebagai pop up mind.

zero draft
Penampakan Dashboard Editor DiPtra.com

Gambar di atas adalah penampakan dashboard editor WordPress blog ini. Hanya ada satu draft yaitu tulisan ini sendiri. Bila nantinya tulisan ini saya publish maka zero draft tercapai.

Salam..
dia yang mulai dari nol

0 thoughts on “Zero Draft

  1. Sampai saat ini ada banyak banget draft yang saya punya…. beberapa memang sudah saya rencanakan untuk di publish, tapi sisanya malah engga selesai2 untuk saya tulis jadi numpuk dan saya juga jadi udah engga mood untuk menyelesaikan nya. Mungkin nanti saya coba juga deh ya zero draft 🙂

Share Your Thought